"Mas." Zayn tersentak lalu menoleh. "Humaira panggil Mas?" "Ihh ... Malah ditanyain lagi," geram Citra mendorong pipi Zayn. "Bukan gitu, Sayangku Cintaku, biasanya panggil nama." Zayn kembali menoleh. "Ummi suruh aku panggil Mas." Zayn tersenyum menggeserkan tubuhnya lebih mendekat Citra yang sedang membaringkan tubuh. "Sudah mulai jadi mantu idaman dong?" "Entahlah. Ummi mah aneh, ketus gitu padahal kepo." "Kalian perempuan kan sama aja, gengsi lebih tinggi." Citra melirik tajam. "Kayak Mas nggak aja." Zayn terkekeh kemudian mengecup kening Citra sekilas. "Kalau marah-marah anak kita memberontak loh." Zayn mengancamnya. Masih terekam jelas saat Citra ngambekan terharap Zayn, bayi dalam perutnya langsung beraksi. "Anak kita nggak adil. Udah tau tumbuh dalam perut Mimi-nya masih

