Kanika pulang dengan wajah semringah hari itu, usai Genta dibawa pulang ke rumah, Kanika langsung memacu motornya pulang ke rumah dengan senang hati. Ia tak sabar ingin menceritakan hal ini pada Mama, beliau pasti kaget. Ya, walaupun Kanika tahu, Mama sedih dan kecewa karena perlakuan Eva waktu itu tapi kali ini ia yakin bahwa Mama sudah memaafkan hal itu. "Assalamualaikum, Mamaaa..." teriaknya sambil mencari sosok Mama yang ada di dapur tengah membuat teh. "Wa'alaikumsalam. Ada apa, kok teriak-teriak??" Kanika memeluk tubuh Mama erat-erat, Mama membalas pelukannya walau dengan perasaan bingung. Ada apa dengan Anaknya ini? Kanika menarik Mama untuk duduk di kursi makan, masih dengam wajah semringah ia menyampaikan semua yang ia alami hari ini. Ekspresi wajah Mama berubah,

