Hazel

1032 Kata

"Selama ini aku tinggal sama Bang Hazel. Aku ketemu dia tiga tahun yang lalu. Tuh, orangnya ada di sana," ucap Raquel sambil menunjukkan satu jemarinya pada sebuah sosok berjaket putih dan rambut poni berantakan yang berdiri di depan stand penjual gurita bakar. Arham menoleh ke arah di mana Raquel mengacungkan jarinya, guna melihat siapa sosok indigo yang hidup bersama Raquel sejauh ini. Sorot mata Arham nampak menatap jelas laki-laki yang menjadi teman arwah Raquel. Raut wajahnya nampak dingin dan ketus, seperti tidak suka beramah tamah. Kedua tangannya terus disembunyikan dalam saku jaketnya dengan tudung belakang yang turut menutupi kepalanya. Laki-laki itu nampak misterius bagai seonggok patung batu. "Kalau kata Bang Hazel, kemungkinan aku terjebak di sini, karena aku belum tahu siap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN