Kanjeng 2

1020 Kata

*Happy reading* "Ya, udah. Kalau gitu Al berangkat dulu, ya, Mak." "Iye, bae-bae lo di jalan, ya? Jan ngebut-ngebut. Inget lo tuh Alvaro, bukan Valentino Rossi. Jadi Emak gak mau lihat lo begayaan di jalanan. Bukan ape-ape, Emak mah takut lo pulang tinggal separo. Nanti gak ada yang bisa Emak banggain lagi di arisan RT." Aku diam-diam mencebik kesal di belakang Emak. Saat mendengar nasihat bijaknya untuk Abang semata wayangku, Alvaro Ananta. Gak usah kepo. Lapaknya ada di sebelah, kok. Tengokin aja kalau penasaran. Palingan kalian jatuh cinta. Soalnya Abangku ini ganteng banget! Paling ganteng malahan di rumah ini, dan gak ada tandingannya satu pun. Kenapa? Karena memang cuma dia cowok satu-satunya di Rumah ini. Gak ada lagi. Bapak? Jangan bahas, nanti Emak aku ngamuk. Okeh! "Iya,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN