Bella 19

860 Kata

“Tante, mau ya jadi mamaku?” Aku mendesah lelah saat untuk kesekian kalinya, Bella menanyakan pertanyaan yang sama padaku. Namun, belum bisa aku jawab. Bukan nggak bisa sebenarnya, tapi aku bingung mau jawab apa. Soalnya ... apa ya? Dibilang nggak mau terima, aku udah terlanjur baper sama Bapaknya. Tentu saja itu membuatku otomatis ngarep. Cuma … dibilang mau pun ... aku ... gimana ya? Jujur aku belum siap menikah. Apalagi langsung punya anak. Parahnya anaknya macem Bella lagi. Semakin ragu aku. Bukan karena aku benci si Bella atau nggak mau terima kehadiran dia. Aku cuma takut nggak bisa jadi ibu yang baik buat dia. Itulah sebabnya, aku masih belum bisa memutuskan apapun. “Bell? Jangan mulai deh. Tidur sono! Tante capek nih. Bacain kamu dongeng hampir tiga buku, eh ... kamunya malah n

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN