Bab 29

1532 Kata

"Sudah rapi?" tanyaku pada Vira. Dia terus memegangi perutnya. "Serius ini mau di bawa pulang?" tanya Damar. "Dokter bilang bisa dirawat di rumah, Mar. Lo tau sendiri keuangan gue lagi gimana sekarang. "Makanya cari istri jangan yang malah nyusahin, sial kan kamu nikah sama pelakor ini," cetus Ibu. Entah kapan Ibu datang tidak ada kabar berita kedatangannya tiba-tiba saja Ibu muncul sepagi ini. "Sudah, Bu Nengsih, ini rumah sakit tidak enak ribut-ribut," ucap Damar. "Halah ini kan ruang VIP, tidak ada yang dengar," sanggah Ibu. "Udah si, cerain aja istri begini bikin sial aja." Damar hanya menggeleng kepala. Pusing juga dengar Ibu ngomong cerai tiap hari. "Bagus lah, Bu. Kalau Mas Duta mau cerain saya, suatu keberuntungan untuk saya," sahut Vira kesal. "Kalau sudah rapi mari kita p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN