Bab 45

1175 Kata

Uhuk-uhuk... "Andreas..." "Gian..." Olivia memandangi sang kakak. "Arg.. uhuk-uhuk..." "Minumlah," Darren kembali dari mobil dan memberikan air mineral pada Andreas. Darren bisa melihat binar di mata Olivia. Setelah Andreas meminum air itu, ia mulai membuka matanya. Tatapannya tertuju pada Darren. "Sudah bangun b*****h!?" Darren menepuk bahu Andreas dengan senyum puas. "Argg...Darren." "Kau mengenaliku? Ku pikir tidur panjangmu membuat kau lupa ingatan, haha." "Gian....." Brughh... Olivia memeluk pria yang sekarang duduk berseder pada Darren yang menyangga tubuhnya. "Giann...aku merindukanmu.." "O..liv." Andreas membalas pelukan adiknya. Mereka berdua menangis bersama. Ini kali pertama bagi Andreas untuk melihat sang adik setelah setahun lebih dirinya berada di alam mimpi. Te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN