Bab 30

1220 Kata

Darren menatap nanar wajah pucat pasi di depannya itu. Sebelumnya, dia sudah memastikan bahwa cctv ruangan itu mengalami gangguan karena dia memutuskan sambungannya. Tangannya masih memegang jarum suntik yang tadi ia gunakan untuk menyuntikkan obat ke dalam tubuh pria itu. Sesekali ia menghembuskan napas dengan kasar. "Hai, b*****h! Lihat! Adikmu sekarang dalam perjuangan membebaskan kalian dari lingkaran hitam ini. Kau tau, apa aku percaya mereka akan melepaskan kalian? Itu sangat sulit di percaya," menghela napas dalam-dalam. "Jangan lupa ucapkan terima kasih untukku nanti setelah bangun! Aku...akan melindunginya," lirihnya lagi. Pria itu membuka sarung tangannya dan memasukkan ke saku beserta jarum suntik tadi. Lalu, ia mengambil jarum suntik lainnya yang sudah ia gunakan mengisi ra

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN