Matahari siang bersinar terik. Menunjukkan kekuasaannya, merajai hari, membuat setiap orang tidak berani berlama-lama dengannya, khawatir terpapar murka sang Surya. Seperti halnya dengan manusia-manusia yang berjalan tergesa, saat melintasi trotoar ibu kota. Udara siang itu panas menyengat, semakin menyesakkan d**a dengan Polusi yang memenuhi udara. Membuat siapa saja merasa lebih baik jika memakai masker. Tapi sayang, Kevin tidak memakai masker, tidak biasa memakainya. Sehingga sesekali ia harus menutupi hidung mancungnya dengan telapak tangannya. Kaki panjangnya sibuk berjalan menyusuri trotoar jalanan ibu kota. Sesekali harus berhimpitan dengan orang lain, berbagi jalan. Jaket kulit hitam nya membuatnya gerah, terpaksa Kevin lepas, ia bawa begitu saja dengan tangan kanan nya. Lumaya

