44. Shopping

1440 Kata

"Setelah dengar ceritamu. Kayak nya aku tahu akar permasalahanmu deh, Zi. Kamu cinta sama Kevin, tapi Kevin nggak cinta sama kamu. Ya kan?" Tanya Rena. Zizi mengangguk, membenarkan ucapan Rena. Mereka kini sudah duduk di kursi dapur. "Malu-maluin banget kan aku ini?" Zizi terisak. "Malu-maluin apanya? Wajar kok kalau kamu suka sama Kevin. Suami mu kan ganteng. Tapi ampun deh sama sifatnya. Nyebelin banget. Kalau aku jadi kamu. Udah aku cekik tuh lehernya." Rena mencekik lehernya sendiri. Sampai lidahnya pura-pura terjulur. Membuat Zizi tersenyum kecil. "Menurutku masih ada jalan nyelametin pernikahan kalian, Zi. Selama ini Kevin emang selalu menghindarimu, kelihatan benci dan nggak perhatian sama kamu. Tapi itu nggak seratus persen bener loh" Rena menarik kursi yang tersimpan di bawah ko

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN