"Terima kasih, sudah mengantarku" ucap Zizi sopan. Dia berdiri di tempatnya, menunggu dan memperhatikan hingga Kevin pergi, setidaknya itulah yang harus di lakukan seorang tuan rumah. "Kenapa masih berdiri di sini?" Ucap Kevin sambil mengerutkan keningnya. Menunggu wanita itu masuk ke dalam rumah. "Aku …, setidaknya aku harus melihatmu pergi dengan selamat" jawab Zizi. "Masuklah!" Tukas Kevin, janggutnya bergerak menunjuk pintu masuk rumah Zizi. Tanpa menjawab ucapan Kevin, Zizi lalu berbalik. Tidak bernaf*su membantah pria tersebut. Setelah menutup pintu rumah. Zizi mendengar deru mobil Kevin meninggalkan rumahnya. Baru saja Zizi menghempaskan tubuhnya di atas kursi tamu, tiba-tiba tubuhnya terlonjak kaget. Matanya membulat melihat jam di dinding."Hah? udah jam sepuluh?" Zizi meneg

