"Kevin…" pekik Zizi, dia bangun dan menghambur dalam tubuh Kevin. Memeluknya erat. Mata Kevin melotot. Tidak percaya dengan apa yang dia rasakan. Gadis itu tidak sadar jika jaket yang menyelimuti tubuhnya melorot ketika dia bangun. Tanpa rasa berdosa, dia memeluk tubuh Kevin erat-erat yang hanya memakai kaos tipis. Tubuh Kevin terpaku. Bibirnya membisu. Hanya jantungnya yang bergemuruh ramai. Otaknya sadar jika itu salah, tapi hatinya tidak berdaya, tidak bisa memungkiri jika ia menikmati tubuh Zizi yang terasa lembut dan nikmat. "Kevin, aku takut…" rintih Zizi di sela Isak tangisnya. Bibirnya terus saja menangis walau ia sudah tenggelam dalam tubuh Kevin yang keras. d**a* pria itu bidang, terasa nyaman untuk bersandar. Menumpahkan segala ketakutannya. Tidak peduli jika Kevin sebenar

