Keesokan harinya. Adryan sudah bangun sejak 10 menit yang lalu, namun masih enggan beranjak, dia masih berbaring dan kembali mengecek ponsel nya. Adryan menaikkan alisnya sebelah, karena merasa heran dengan Riko yang hingga detik ini tak memberi kabar pada dirinya yang sudah berkali-kali menelponnya semalam. Kembali Adryan mencoba menghubungi asisten pribadinya itu. Telpon tersambung namun tak ada yang mengangkat. "Kemana dia? " Batin Adryan, keheranan tak biasanya Riko seperti ini. Tak mau ambil pusing, Adryan beranjak menuju kamar mandi, dan setelah berpakaian rapi, ia segera keluar kamar dan menuruni tangga, menuju meja makan. Ternyata Fira dan viola sudah ada dimeja makan. " Selamat pagi " Ucap Adryan dengen senyuman mautnya. " Pagi" Fira dan viola menjawab hampir be
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


