26 : Ngidam

1290 Kata

Yuda membujuk Rana dengan begitu lembut agar sang istri tidak dulu meminta di belikan nasi goreng mengingat masih hari masih siang menjelang sore dan tentu penjual nasi goreng belum ada kalau di jam sekarang ini. Akhirnya Rana pun mau dan memilih untuk pergi ke kedai es krim milik Daffa. Sesampainya di kedai es krim, Rana dengan begitu semangat menghampiri Emi yang baru saja selesai mengantarkan pesanan kepada pelanggann yang duduk di salah satu kursi yang berada di kedai ini. Menyadari keberadaan Rana, Emi pun tersenyum lebar menatap temannya itu. “Apa kabar, Ran?” Mereka saling berpelukan, sudah seperti salah satu kartun yang kerap kali berpelukan, begitu pikir Yuda melihat kedua perempuan tersebut. “Baik, aku mau es krim rasa taro deh,” ucap Rana dengan mata berbinar. Tiba-tiba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN