40 : Sekolah

1252 Kata

“Pa ... Pa ... Kapan aku sekolah kaya Kak Gween?” tanya Nada kepada sang ayah yang sedang menikmati teh di ruang tengah. Mereka memang sedang berkumpul, menunggu Rana yang sedang berada di dapur membuat kue. “Besok deh kalau kamu udah gede.” “Emangnya aku belum gede? Aku udah segini,” balas Nada dengan tangan yang di angkat begitu lebar membuat Yuda terkekeh. “Tapi kan tetap masih kecil umurnya.” “Emang kalau umur gede itu seberapa?” “Banyak lah.” “Banyak itu seberapa, Pa. Segini atau segini,” balas Nada sambil menunjukkan jari tangannya yang menunjukkan jumlah tiga di sebelah kanan dan dua di sebelah kiri. “Memangnya kalau di sekolah nggak akan nangis, kan nggak boleh di tungguin sama Mama,” ucap Yuda. “Kenapa nggak boleh ditungguin?” “Kan nanti ada Bu Guru sama teman-teman,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN