Part 36 Terungkap

2608 Kata

Kurapatkan selimut sampai menutupi tubuhku, malam ini cukup dingin rupanya, namun anehnya kurasakan anak rambutku seperti bergerak tertiup angin. Padahal seingatku, jendela kamar sudah kututup rapat sejak sore tadi . Merasa terganggu, akhirnya karena penasaran, kubuka mataku perlahan. Samar samar aku melihat seseorang sedang berdiri di pojok kamarku. NENEK LASMI?? Aku seketika bangun dan langsung duduk di pojok ranjang. Sambil menutupi sebagian tubuhku dengan bantal karena cukup takut dengan sosok itu. Nenek Lasmi dengan gerakan lambat mulai mendekat ke arahku. Rambut nya panjang terurai acak acakan. Matanya hitam, wajahnya pucat. Tangannya terus mengulur ke arahku. Makin dekat dan semakin dekat. Saat makin dekat, beberapa anggota tubuhnya seolah patah seperti rontok dan jatuh ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN