Part 40 Tamat

909 Kata

Adzan subuh merupakan alarm pagiku jika di rumah. Aku segera beranjak dan mengambil air wudhu. Selesai sholat aku keluar kamar dan segera menuju dapur untuk membuat segelas s**u hangat. Pagi ini terasa lebih dingin. " Pagi bun..." Sapaku saat melihat bunda yang sibuk membuat sarapan. " Pagi sayang.. Udah sholat?" Kupeluk bunda dari belakang. Rasanya nyaman ada di rumah. " Udah donk bun.. " " Oh iya Dek, semalem.. Kamu keluar? Kok pintu kebuka? " Deg! " Masa? Aku cuma ambil minum aja kok. Terus tidur lagi. " elakku lalu melepas pelukan ku dan mencomot roti bakar di meja makan. Bunda menatapku terus. Aku paling risih ditatap seperti ini oleh Bunda. Pasti Bunda sedang meneliti ku tiap inchi. " Ada apa semalem. " Nah kan.. Apa ku bilang. " Ada apa? Apanya Bun? " aku masih be

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN