Adzan subuh merupakan alarm pagiku jika di rumah. Aku segera beranjak dan mengambil air wudhu. Selesai sholat aku keluar kamar dan segera menuju dapur untuk membuat segelas s**u hangat. Pagi ini terasa lebih dingin. " Pagi bun..." Sapaku saat melihat bunda yang sibuk membuat sarapan. " Pagi sayang.. Udah sholat?" Kupeluk bunda dari belakang. Rasanya nyaman ada di rumah. " Udah donk bun.. " " Oh iya Dek, semalem.. Kamu keluar? Kok pintu kebuka? " Deg! " Masa? Aku cuma ambil minum aja kok. Terus tidur lagi. " elakku lalu melepas pelukan ku dan mencomot roti bakar di meja makan. Bunda menatapku terus. Aku paling risih ditatap seperti ini oleh Bunda. Pasti Bunda sedang meneliti ku tiap inchi. " Ada apa semalem. " Nah kan.. Apa ku bilang. " Ada apa? Apanya Bun? " aku masih be
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


