Part 38 patung

1259 Kata

Pagi ini adalah pagi terindah selama sebulan terakhir ini. Tidak ada lagi masalah maupun hal yang mengganggu pikiran kami lagi sekarang. " Wah.. Masak apa nih? " tanyaku ke Kiki dan Tyas di dapur. " Nasi goreng aja deh Ta. Yang simple." Sahut Tyas sambil mengupas bawang. Setelah sarapan, kami briefing dulu. Kegiatan kami disini sudah selesai semua. Dan kepulangan kami hanya tinggal hitungan hari. " Aii.. Joging yuk. " Ajak Radit yang sudah bersiap dengan celana training dan kaus abu abu yang senada dengan sepatunya. " Mmm.. Boleh. " sahutku. Setelah memakai sepatu olahraga ku, kami berdua mulai berlari mengelilingi desa ini. Saat melewati rumah Nenek Lasmi, kesan horor masih kurasakan. Mungkin karena sudah lama tidak di huni dan keadaan rumah yang juga berantakan, membuat rum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN