Bab 103 Piknik pertama

1030 Kata

Tidak ada angin, tidak ada hujan, ide piknik itu datang tiba-tiba dari Rafka. Bukan dari Anggita atau dari Maya. Di hari Sabtu yang cerah, Rafka keluar dengan dengan wajah terlalu semangat untuk seseorang yang biasanya perfeksionis dan ribet. Anggita tahu kalau suaminya pasti memikirkan sesuatu. “Kita keluar, Yuk,” katanya sambil menggendong Elio. Anggita menoleh dari dapur. “Keluar ke mana?” “Piknik.” Maya yang sedang melipat kain sendawa ikut mengangkat kepala. “Piknik… sama Elio, Pak?” “Iya.” Anggita menyipitkan mata. “Elio masih bayi, Raf.” “Justru itu,” jawab Rafka serius. “Ini hari pertamanya.” “Hari pertama apa?” “Hari pertama Elio jalan-jalan.” "Kamu nggak ada kegiatan?" "Weekend ini, semua aku liburkan kecuali yang udah ada planning buat lembur atau ada janji sama kl

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN