BAB 19

1288 Kata

Mata ku benar - benar berat, wajahku buruk dengan lingkaran hitam di bawah mata. Padahal aku tidak berniat untuk tidak tidur hingga larut pagi. Namun saat aku terbangun pukul 1 pagi karena merasa haus. Aku memeriksa ponsel ku sebentar untuk mengisi daya nya. Aku mengutuk diriku sendiri yang melupakan Tyson dan ponsel ku. Di ponsel ku sudah ada puluhan notifikasi panggilan tidak terjawab dan pesan masuk. Bahkan di salah satu isi pesan. Tyson mengatakan jika dia telah berada di depan pintu rumah, dan pulang kembali setelah menunggu di depan pintu sambil menekan bel dan mengetuk rumah. Katanya dia datang hanya untuk memastikan jika aku sudah pulang dan baik - baik saja. Tapi bukankah itu tidak wajar? kami hanya berteman dan pertemanan kami pun belum lama, dia tidaj perlu sekhawatir itu kan?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN