"Kamu tidak perlu melakukan itu, aku bisa berangkat sekolah sendiri." "Karena aku ingin." Zenna kembali masuk kedalam rumahnya sementara Tyson mengikutinya, tidak lupa menutup pintunya kembali. "Kamu tidak perlu." "Aku ingin." Zenna berjalan menuju dapur, dia meletakan piring baru keatas meja, lalu duduk di kursi meja makan. Tyson ikut duduk di kursi meja makan lainnya, "Lagi pula terkadang aku berangkat bersama Melisa." kata Zenna lagi. "Tapi perempuan itu akhir-akhir ini tidak bisa berangkat bersamamu, kan?" tanya Tyson. Gerakan tangan Zenna yang sedang menaruh telur di piring baru untuk Tyson terhenti, Zenna menoleh cepat kearah Tyson, "Bagaimana kamu tahu?" "Memangnya bagaimana lagi? Temanmu itu yang memberitahuku." jawab Tyson acuh tak acuh. Melihat gerakan tangan Zenna

