14. Bertemu Ibu

1064 Kata

Apa yang paling ditakutkan Lila akhirnya benar-benar terjadi. Gerald tidak bisa melupakan Ririn. Bukan karena sekadar hasrat. Bukan pula karena transaksi memalukan itu. Melainkan karena Ririn pergi tanpa meninggalkan apa pun, tanpa tangisan, tanpa permohonan, tanpa kembali mencarinya. Dan bagi Gerald, itu adalah bentuk penolakan paling menyakitkan. Di ruang kerjanya, Gerald memanggil satu orang. Toni. Orang kepercayaannya sejak lama. Pria yang selalu ia andalkan untuk urusan menyelidiki sesuatu yang penting, entah itu urusan perusahaan ataupun pribadi. “Cari dia,” perintah Gerald singkat. "Aku sudah kirimkan fotonya ke poselmu, foto saat dia masih kuliah, tetapi tidak beda jauh dengan saat ini," ujar Gerald yang dulu sering mengambil foto Ririn diam-diam sangking terobsesinya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN