Lampu temaram dengan atap gemerlap bintang, sejatinya menjadi saksi di antara kami. Di sudut kafe ini, malam ini, dan saat ini juga, aku akan menyelesaikan semuanya. Termasuk satu pertanyaan yang menginterupsi sesi makan malam di antara kami. “Val, tentang kita ... kita ini masih, kan?” tanyanya di tengah kegiatanku memotong baby rib baked yang tersaji menggiurkan di depanku. Tanganku terhenti, bukan hanya itu, selera makanku yang sedang mengucur deras seolah alirannya disumbat begitu saja membuat salurannya mampat dan menimbulkan rasa penuh tak ingin melanjutkan. Aku bergeming di tempat, meletakkan kembali garpu dan pisau di piring sajiku. Napasku sudah memburu, sesak itu kembali datang. Gemerutuk gigi yang kutahan saking kesalnya membuat kepalan tanganku mati rasa saking dinginnya. A

