Ame dan Liu An baru saja tiba di istana. Mereka melewati gerbang belakang istana, dan tidak perlu menampakkan diri kepada banyak orang di gerbang utama. Keduanya sama-sama diam, sibuk dengan diri masing-masing, bahkan mereka juga tidak peduli kala ada banyak prajurit dan juga pelayan yang menyapa … mengucapkan selamat datang kepada mereka. Ame menatap sekitar, ia merasakan hidupnya kembali terkekang, dan ia berharap tidak ada hal aneh yang diinginkan sang ratu darinya. Intinya … Ame ingin semua berjalan sesuai dengan rencana yang telah ia susun. “Aku akan kembali ke kediamanku,” ujar Ame saat ia dan Liu An sudah berada di persimpangan jalan. Ia benar-benar ingin menikmati waktunya, dan sangat berharap Liu An menjadi wanita yang baik dengan memberikannya izin. Liu An yang mendengar ucap

