BAB 94 -KETEGASAN SANG RATU-

2607 Kata

Selir Xiao merasa kesal, ia baru saja kembali dari kediaman sang Putra Mahkota untuk meminta keadilan atas putranya. Tapi, dia malah diusir dengan cara tak pantas oleh para penjaga, ia diberikan peringatan keras supaya tidak mengusik sang calon pemimpin negeri. Hatinya patah kala mengingat nasib sang anak kandung yang diasingkan sampai ke istana dingin, sebagai seorang ibu, dia jelas saja tak bisa menerima semua itu. Anaknya tidak melakukan kesalahan. Ya ... itulah yang dirinya lihat. Dia sendiri juga merasa apa yang sang anak lakukan sudah pantas, tidak ada yang melenceng dari keharusan. Apa salahnya jika sang anak ingin bertemu dengan saudaranya sendiri? Apa salahnya jika sang anak ingin bicara, lalu mencoba mengatakan beberapa hal? Jangan hanya karena anaknya itu hanya anak seorang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN