Bau bangkai kembali tercium. Frans waspada. Kali ini baunya lebih jelas. Ia sekarang tahu jika bau bangkai tersebut bukan bau bangkai binatang, melainkan bau bangkai manusia. Frans segera menyadari jika bau tersebut tidak jauh darinya. Ia berbalik berjalan beberapa langkah ke belakang. Ia melihat bayangan hitam di antara semak-semak. Ketika Frans mencoba mendekat bayangan hitam tersebut berlari menjauh. Frans langsung mengejar. Jika itu manusia tidak mungkin ia bisa mengalahkan kecepatannya. Namun saat mengejar, kaki Frans terperosok. Ia hampir saja jatuh beruntung ia langsung menggunakan kekuatannya dan mengambang. Saat itulah bau bangkai tajam menyeruak. Di sela reruntuhan ranting dan dedaunan terlihat kepala dan kaki manusia. Rambut panjangnya menjelaskan jika mayat tersebut adalah wani

