*** Rio dan beberapa orang suruhan Ayah Alify bergerak ke belakang rumah tersebut. Mereka mencari pintu masuk yang setidaknya berada di belakang. Gunawan menyuruhnya untuk mencari Alify lewat belakang sedangkan ia dan kedua kakak Alify akan mengamankan para pelaku. "Gak ada, Mas." Lapor salah satu dari mereka yang sudah mencari ke sisi lain. Rio berkacak pinggang sambil berpikir. Ia melihat kearah atas bangunan tersebut yang tingginya kurang lebih hanya 2,5 meter. Sangat kecil untuk bangunan layak pada umumnya. "Kita lewat atas. Bobol atapnya, gimana?" Tawar Rio. Mereka mengangguk. Lalu mulai mencoba untuk naik keatap dengan tangga yang mereka temukan. Seorang memegang senter untuk mengarahkan kepada mereka. Seorang lagi membantu Rio menyingkirkan genting yang ada hingga membuat suatu

