Bab. 47 Amarah Hitman yang Tertahan

1099 Kata

"Selamat siang, Bos," ujar seorang laki-laki yang baru saja datang. Hitman yang masih menatap permukaan air kolam renang yang tampak tenang. Tak punya niat untuk menoleh sama sekali. "Bagaimana keadaan di sana?" ujar Hitman dengan nada datarnya. "Kita belum berani beroperasi lagi, Bos. Para Polisi Hutan kini terus melakukan patroli hampir setiap jam. Bahkan, alat pemotong kayu yang ditinggalkan pekerja di tengah hutan. Diambil oleh Polisi sebagai barang bukti," jelas lelaki itu. Hitman menghirup nafas panjang lalu ia keluarkan dengan kesal. "Robert. Untuk beberapa hari kemudian. Loe stay aja disini. Gue nggak mau loe ketangkep sama Polisi itu disana. Biarkan saja kita hentikan operasi kita hingga keadaan kembali normal. Seperti yang gue liat di layar kaca. Beberapa awak media juga suda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN