Putri Tidur

1397 Kata

Jalang, tidak tahu malu dan tidak tahu diri. Wanita yang tidak bisa menghargai pernikahannya sendiri, dan lebih mementingkan perasaan meski sudah tahu jelas-jelas hal itu salah. Itu adalah diriku. Aku juga merasa hina, bahkan jijik pada diri sendiri setelah menyadari betapa besar kesalahan yang kulakukan bersama Satya. Aku memang mencintainya sejak sangat lama, tapi pantaskah aku mengorbankan pernikahan yang baru saja kujalani dengan dokter Vhir, hanya karena mengetahui fakta bahwa Satya tidak pernah berkhianat? Wanita macam apa sebenarnya aku ini? Aku berjalan menuju kamar mandi yang ada di kamar Satya, dengan selimut tebal yang menggulung tubuh. Rasa ngilu di bawah sana, membuatku harus berjalan dengan sangat pelan. Kepalaku rasanya sangat berat setiap mengingat fakta bahwa aku baru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN