Satu minggu kemudian. Belva calling. "Ada apa mak lampir menelfonku?" gumam Daska sembari mendial panggilan dari sekretarisnya itu. "Ada apa? Aku baru sampai di rumah, jangan bahas masalah pekerjaan," omelnya begitu panggilan tersambung. "Kau dirumah? Berarti Jeva tidak bersamamu?" gumam suara diseberang. Terdengar panik dan khawatir. "Tidak, tentu saja. Memangnya kenapa? Jam segini pasti dia sudah pulang ke rumahnya," ucap Daska. "Tadi aku dan Jeva pergi ke Millenium. Dia minum sedikit dan aku rasa dia mabuk. Jadi aku berniat untuk mengajaknya pulang. Tapi tiba-tiba aku ingin ke toilet dan akhirnya aku menyuruh Jeva untuk menunggu di kursi bar sementara aku pergi ke toilet. Tapi saat aku kembali, Jeva sudah tidak ada. Aku telfon juga tidak di angkat," jelas Belva panjang lebar. "As

