Tanpa sadar aku terus tersenyum-senyum seperti orang bodoh. Katakanlah ini salah karena aku nggak fokus pada pekerjaanku di kantor, tapi aku benar-benar tidak bisa berhenti memikirkannya. Apalagi aku memikirkan seseorang yang seharusnya tidak kupikirkan. Iya, aku memikirkan Icha. Mungkin terdengar seperti orang bodoh, tapi aku memang memikirkan Icha. Icha benar-benar perempuan hebat. Dia merantau ke Jakarta demi keluarganya. Hampir sebulan di sini pun nggak pernah sehari pun aku melihat dia melakukan hal aneh-aneh. Dia benar-benar fokus mencari duit untuk keluarganya. Dia nggak pernah mengeluh, berwawasan luas, dan yang pastinya dia berhasil untuk menaklukkan Tiara. Seperti kemarin, kami menghabiskan banyak waktu di mall untuk memilih kebutuhan balet Tiara. Dan siapa sangka dia benar-ben

