Memalsukan Kematian Demi Cinta

1084 Kata

PH 45 Suasana di sekitar bungalow tampak sangat sepi. Hampir semua orang sudah kembali ke rumah utama untuk beristirahat. Hanya tinggal Fathan, Hendri, Zein, Adi, Gunther, Galang dan Izra yang masih berkumpul di tempat itu. Genderuwo dan yang lainnya telah dilepaskan dengan perjanjian tidak akan kembali ke tempat itu dan mengganggu penghuni serta tamu. Euginia dan Aldert pun telah pergi setelah menceritakan semua kejadian di masa lampau. "Sekarang, semua terserah kamu dan keluarga, Fath. Mau diusir semua atau dibiarkan tetap di gazebo," ujar Zein. "Nanti kubicarain dulu dengan ayah, Kang. Kalau aku pribadi, mungkin akan membiarkan mereka tinggal di gazebo, dengan janji nggak boleh ganggu. Apalagi kuburan Euginia dan Aldert pun ada di dekat situ," jawab Fathan. "Dengar cerita merek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN