Tujuh Puluh Satu

1175 Kata

akhirnya update!!! enggak telat kan? enggak nyampe sore kan? Jian Li pergi datanglah Gina udahlah poligami aja Kahfi, kalau bisa 2 kenapa harus pilih 1? ya enggak?? wwkkwkw ....                 Gina dalam posisi terjatuh dengan strawberry yang berserakan. Gadis itu merintih kesakitan. Asti dan Karina mendekati Gina.             “Gin, kaki lo berdarah?!” tunjuk Gina pada darah yang merembes dari celana jins Gina. “Ya Allah… kok bisa Gin?”             “Gue… enggak sengaja jatuh,” lirih Gina dengan muka yang sudah pucat.             “Kita pulang dulu aja, Fir lo gendong Gina bisa kan?” tanya Karina.             Firman mengangguk dan berjongkok mendekati Gina. Ketika matanya bertatapan dengan mata Gina, Gina menatapnya tajam dan diam-diam mencubit paha Firman dengan keras.        

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN