Tiga Puluh Tiga

1128 Kata

cerita ini memang alurnya lambat tapi justru bikin kita menikmati prosesnya .... selamat membaca             “MAS!”             Kahfi tersentak dan mengerjapkan matanya. Ia baru menyadari jika dirinya sedang berada di ruang keluarga bersama Abi dan Umi.             “Maaf Umi, Mas ngelamun.”             “Ya Allah Mas, ada apa sih?” tanya Umi memandang wajah Kahfi khawatir.             Abi melirik Kahfi dan tertawa pelan. “Umi kayak enggak tahu masalah anak baru gede saja,”             Wajah Kahfi memanas mendengar godaan Abi. Abinya ini jika di luar terlihat serius dan tegas, namun sebenarnya Abi tipe suami yang sangat mencintai Umi dan Ayah yang jahil.             Umi berbisik di telinga Kahfi hati-hati. “Mas masih mikirin Jian Li?”             “Enggak kok Umi,” jawab Kahfi cep

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN