Enam Puluh Satu

1182 Kata

teman-teman maafkan baru update dari pagi aku keluar, jadi ga buka laptop ini baru banget pulang hehehe cerita ini udah mulai sepi yaaa huhuhu ....             “AINUN… Huhuhu kalau gue cowo pasti gue tikung Kahfi!! Lo cantik bangeetttt!!!” pekik Alea melihat Ainun yang baru saja selesai mandi.             “Rambut lo panjang banget Nun, pantesan suami lo posesif.” Ucap Nina memandang kagum Ainun yang kini menyisir rambutnya.             “Masya Allah, kalian juga cantik….” Balas Ainun.             “Nih tinggal bab akhir sama kesimpulan, berarti tinggal nunggu yang cowok besok ke sini ya?” tanya  Ayu dengan wajah mengantuk.             Ainun melirik jam yang sudah menunjukkan pukul 2 subuh, mereka benar-benar begadang mengerjakan tugas. Ayu sudah tertidur di meja, sementara Alea dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN