Cinta Yang Tertunda

1323 Kata

Seminggu setelah badai Wulan reda, hubungan Maya dan Rendra memasuki fase baru. Fase di mana mereka tidak lagi hanya ngobrol di sofa sampai larut, lalu pulang masing-masing. Fase di mana sentuhan-sentuhan kecil mulai terasa berbeda. Maya tidak tahu persis kapan semuanya berubah. Mungkin saat Rendra memijat kakinya yang pegal setelah jalan seharian. Mungkin saat mereka berpelukan di sofa dan tangannya tanpa sengaja menyentuh kulitnya. Mungkin saat ciuman selamat malam berlangsung lebih lama dari biasanya. Yang jelas, malam Jumat itu, semuanya memuncak. --- Jumat malam, apartemen Maya. Maya baru selesai mandi. Rambutnya masih basah, terbungkus handuk. Dia pakai piyama—kaus longgar dan celana pendek—santai, tanpa berpikir panjang. Bel pintu berbunyi. Dia buka. Rendra berdiri di sana de

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN