Selir Hu pun mempunyai pikiran yang sama dengan Ibu Suri. Selir Hu tidak pernah melihat hal yang aneh pada diri Permaisuri Wen, ataupun alasan yang kuat yang bisa membuat Permaisuri Wen untuk bunuh diri. Hal ini sangat aneh bagi Selir Hu. Karena selama Selir Hu bergaul dengan Permaisuri Wen, dia adalah seorang ibu yang sangat menantikan momen momen untuk mengantarkan anak anaknya menuju kesuksesan. Dan selalu berkata betapa bangganya dia terhadap anak anaknya. Maka tidak mungkin bagi seorang yang optimis seperti Permaisuri Wen untuk mengambil jalan pintas dengan cara bunuh diri. Selir Hu bertekad untuk membicarakan hal ini dengan Ibu Suri setelah acara pemakaman selesai. Dan Selir Hu pun berjanji dihadapan peti jenazah permaisuri bahwa dia akan menjaga dan ikut serta mengantarkan Putra Ma

