Sesampainya di istana langit. Panglima Kang dan Dewi Chang Er langsung digiring menuju ke hadapan Kaisar Langit yang saat itu sedang berada di aula utama kerajaan langit. Dewa Perang berjalan paling depan diikuti oleh Panglima Kang dan Dewi Chang Er dengan tangan yang terikat dan dikawal oleh sekelompok pasukan kerajaan langit. Ketakutan dan kecemasan nampak sangat jelas di wajah Panglima Kang dan Dewi Chang Er. Sementara itu, di aula utama kerajaan langit telah berkumpul semua orang, diantaranya adalah Permaisuri yang merupakan ibu dari Dewi Chang Er, Putra Mahkota Feng Er, Dewi Xiao Er, beserta segenap jajaran para dewa dan dewi yang ada di istana langit. Ini akan menjadi pengadilan yang besar, yang menyorot perhatian semua dewa dan dewi. Dalam sejarah kekaisaran langit, hal seperti in

