Setelah sampai di kediaman Ibu Suri, aku langsung berjalan menuju tempat tidur dan merebahkan diri keatasnya. Ahhhh ... nyaman sekali dan aku merasa sangat lelah. Entah bagaimana menjelaskannya, mengapa tempat tidur Ibu Suri terasa nyaman dan wangi sekali?. "Apa sebaiknya malam ini aku menginap disini?" (gumamku dalam hati). Mataku sudah tidak kuat membuka. Akhirnya aku terbawa kealam mimpi, hanya saja pendengaranku masih tetap peka terhadap lingkungan sekitar. Aku mendengar Ibu Suri, Selir Hu dan Kakak Xu berbincang serius di ruang tamu. Namun sebelum mereka berbincang, Ibu Suri menghampiriku yang sedang terbaring diatas tempat tidur. "Selamat beristirahat cucu kesayanganku Fei Er. Aku mencintaimu," ucap Ibu Suri sambil mencium keningku dan menarik selimut untukku. "Aku mencintaimu j

