45. Minta Maaf

1720 Kata

"Ibuuuu bertahanlah, Bu ...!" Sesampainya di klinik terdekat, para perawat menyambutnya, tubuh penuh darah itu langsung dibawa dengan brankar dorong menuju ruang UGD. "Sebaiknya Mbak tunggu disini saja, atau urus-urus data administrasinya dulu," cegah seorang perawat laki-laki saat Indah hendak menemani ibunya. Indah mengangguk pelan. Ia tak tahu apa yang harus dia lakukan. Gara-gara masalahnya justru sang ibu jadi seperti ini. Langkahnya sedikit terseok, hatinya begitu pilu, melihat darah yang banyak berceceran di tubuh wanita yang telah melahirkannya. Indah mengambil ponselnya lalu menelepon adik-adiknya. "Haikal, hiks hiks." "Ya, Mbak. Ada apa?" "Kal, tolong segera ke rumah sakit. Ibu kecelakaan." "Apa?" "Ibu ditabrak motor, Kal. Sekarang lagi di UGD." "Baik, Mbak. Aku sege

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN