"Mas?" panggil Mila lembut, ia jadi salah tingkah karena dipandangi sebegitunya. "Eh, i-iya. Kamu sangat cantik. Sempurna." Mila kembali tersipu, pipinya merona merah. "Benarkan? Bu Mila memang cantik dari awal. Gimana, jadi bapak puas dengan hasilnya?" tanya Devi. "Ya, sangat puas. Nanti Bu Devi lah yang akan jadi MUA pernikahan kami," sahut Denny. "Oke. Deal." "Untuk tempat dan waktunya akan saya kabari menyusul." "Siap, Pak Denny. Selamat ya buat kalian, semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warrahmah." "Aamiin." Usai fitting baju pengantin, mereka bergegas kembali pulang ke rumah. Tentu saja sebelumnya Denny membelikan makanan agar Mila tak repot-repot memasak di rumah. *** Wulan tengah asyik berselancar di dunia maya, ia tengah melihat-lihat barang-barang di market

