Toni menghampiri Alin yang sedang duduk di ruang tamu sambil membaca majalah fashion. Melihat kedatangan Toni, perempuan itu menyudahi aktivitasnya, ia meletakkan majalahnya di atas meja. “ Alin? “ “ Bagaimana? apakah Zevanya sudah meminum racun itu? “ tanya Alin langsung pada intinya. “ Maafkan aku, Alin. Rencana kita gagal. “ Jawab Toni seketika Alin langsung berdiri karena emosi mendengarnya. “ Kok, bisa? Kamu ini gak becus banget ngejalani tugas!“ bentak Alin, sebelumnya dia sudah merasa senang karena sebentar lagi Zevanya akan mati, tapi harapannya itu sirna. “ Aku sudah melakukan tugasku sebaik mungkin, Alin. Ini semua gara – gara Leo! “ Terang Toni. “ Leo? “ kedua alis Alin saling bertautan. “ Ceritakan apa yang sebenarnya terjadi? “ tanya Alin. Toni pun

