- PERASAAN TAK RELA -

2530 Kata

Devanka melajukan kendaraan beroda empatnya menuju café yang sudah Toni infokan. Hari ini Devanka hanya pergi membawa dua Bodyguard saja yaitu Leo dan Ikhsan yang kini mengendarai mobilnya di belakang mobil Devanka seperti buntut. Lelaki itu sengaja tidak membawa banyak pengawal karena dalam rencana kali ini tidak perlu membutuhkan tenaga ekstra dari para Bodyguardnya.   Sepanjang perjalanan Zevanya hanya diam saja, matanya terus memandang ke arah luar jendela, sedangkan Devanka saat ini fokus menyetir sambil sesekali melirik ke arah paha mulus milik Zevanya yang terlihat bebas karena gadis itu pakai rok mini.   ‘ Sial! Kenapa pandanganku terus ke arah sana! ‘ Devanka mengucek – ucek matanya agar tidak terkontaminasi dengan imajinasi yang liar karena ingin terus memandang ke arah sana.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN