- ICE LEMON 2 -

1188 Kata

Rosemary duduk mepet dengan Devanka, ia lingkari tangannya di lengan lelaki itu sambil meletakkan kepalanya di atas pundak Devanka. Lelaki itu membiarkan saja Rosemary bersandar di pundaknya meskipun sebenarnya dia merasa risih.   Zevanya baru saja datang membawa pesanan Rosemary, ia cukup kesal melihat Rosemary bersandar pada Devanka, tapi mengingat dia baru saja memasukkan cairan sabun cuci piring ke dalam minuman Rosemary, ada sedikit rasa senang di hatinya.   “ Ini minumannya. “ Zevanya meletakkan gelas di atas meja dengan senyuman merekah. “ Diminum mumpung masih segar. “ Katanya terlihat bersemangat.   Rosemary ikut tersenyum. “ Terima kasih ya, mbak. “ Balasnya.   Mata Zevanya melebar. ‘ HAH? mbak? Dia fikir aku mbak – mbak apa! ‘ batinya menggerutu kesal.   Disisi lain, s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN