46. Twins

1016 Kata

*** Kelopak mata bayi itu terlihat bergerak. Adalah si kembar Zaka dan Zia yang begitu kompak mengerjai mamanya. Dari hari ke hari kedua bayi itu semakin pintar saja. Mereka menangis bersama, berebut meminta perhatian, dan terlihat saling berlomba untuk telihat aktiv di mata keluarga. Bagaimana tidak, kalau Zaka sudah mulai bisa menelungkup dan mengangkat kepalanya maka Zia juga tak pernah mau kalah. Begitu seterusnya. Perkembangan apapun yang terjadi pada salah satu dari mereka, maka yang lainnya akan mengikuti. "Kalian ini ya minta perhatian terus," gemas Danis melihat tingkah anak-anaknya. Kedua bayi kembar itu sudah bisa tertawa ngakak bagai orang dewasa kalau ada sesuatu yang membuat mereka merasa lucu. "Anak siapa sih ini???" Rea ikut terkekeh. "Anak aku." Jawabnya. Ia sengaja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN