Sinar matahari tampak menembus tirai jendela besar itu. Juan mulai sedikit tersadar dari tidurnya dan berusaha untuk membuka kedua matanya. Kepala pria itu terasa begitu berat dan pusing, Juan menoleh ke arah nakas yang terdapat jam yang kini sudah menunjukkan pukul 10:00 pagi. Juan mulai duduk sambil menyandarkan tubuhnya, ia menyentuh pelipisnya sambil memijitnya dengan pelan. Ia sudah sering merasakan sakit, namun kali ini sakitnya lebih parah sehingga membuatnya harus meminum dua pil obat sekaligus. Dering ponselnya berbunyi yang menandakan ada panggilan masuk, Juan hanya melihat layar ponselnya dengan tatapan lurus tanpa menjawabnya sama sekali. Dan panggilan itu pun berakhir, Juan kembali mendapat dering ponsel namun kali ini pesan baru yang masuk. “ Temui aku sekarang. Aku menung

