43. Ancaman untuk Steve

2115 Kata

Steve menunggu di ruang televisi, sejak tadi mondar-mandi tidak jelas melihat dan mencoba mendengarkan obrolan Jeremy dan Elena di ruang depan. Dia takut Jeremy mengatakan yang tidak-tidak, bisa makin hancur rumah tangganya. Dari ekspresi yang Elena berikan, sungguh berisi banyak hal. Dari kaget, sedih, lalu berusaha mengulas senyuman. Apa Jeremy membocorkan hubungannya dengan Vanesa? "Kapan pulang si anak ayam satu ini!" dengkus Steve tidak sabaran. Aysila dan Nenek lagi jalan-jalan keluar, sementara dia seperti orang bodoh dengan ketakutannya sendiri. Penyakit yang sengaja dia buat sendiri, beginilah jadinya. Andai saja ada Aysila, mungkin Steve bisa membawa anak itu ke ruang depan dengan alasan apa saja agar diperbolehkan ikut mendengarkan pembicaraan mereka. Sayangnya, sekarang tida

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN