Chapter 53

1099 Kata

"Ela?" "Hai, Mbak Nafisah.." "Kamu apa kabar? Sendirian?" "Em aku.. " "Kamu hamil? Sudah berapa bulan?" Nafisah menatap perut Ela yang sudah besar membuncit. Saat ini tanpa sengaja mereka bertemu di sebuah toko perlengkapan ibu dan anak. "Iya, Alhamdulillah sudah 7 bulan." "Oh begitu. Semoga sehat selalu ya dan-" "Ela, apakah perlak bayi untuk anak kita ini juga di butuhkan?" sela Danish tiba-tiba. Seketika Nafisah syok. Ia menatap Danish dengan terkejut. Anak kita? Apa maksudnya? Nafisah menatap Danish dan Ela secara bergantian. Nafisah menggeleng lemah. "Kalian.. Tidak, ini tidak mungkin. Kenapa kalian tega.. " Danish mendekat. "Nafisah, aku bisa jelasin. Kami.. Sebenarnya.. " "Tidak! Kalian-" Bruk! Danish panik, Nafisah pingsan. "Astaghfirullah... " Peluh keringat ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN