12

1365 Kata

Aldan pov Ah, serasa badan ku ingin remuk dengan semua buku yang harus k*****a untuk rapat dengan para tetua werewolf. Namun sakit di badan ku serasa hilang dengan melihat Luna ku sudah kembali tertidur setelah menemaninya ke toilet tadi. Tadi ekspresiku sangat datar karena selain buku-buku sialan ini yang harus ku pahami dalam semalam aku juga masih teringat ucapan Lunaku yang ingin pergi dari sisiku. Setelah selesai membaca dan melihat jam sudah menunjukan pukul 3.30 pagi. Aldan pun membereskan buku-bukunya dan berjalan menuju ranjang namun langkahnya terhenti saat melihat seekor burung gagak bermata hijau yang sedang melihat matenya. 'sedang apa burung itu kenapa dia bisa ada di rumah ku? Dan mengapa dia melihat mate ku'. Tanya batinku. Akupun ingin menghampiri gagak itu namun gag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN