15

884 Kata

Alana pov "Aneh sekali orang itu,kenapa dia tiba-tiba saja memeluk ku?. Im,tapi aku seperti pernah melihat bahkan merasakan pelukan itu,tapi dimana ya?"berbagai pertanyaan muncul di benakku setelah insiden tadi. "Maaf Lana,lama ya?"tanya Tisya yang baru keluar dari ruangan kakaknya. "Ya,tidak apa-apa"balasku. "Soal kejadian yang tadi,maafkan kakakku ya"ucap Tisya sambil memegang tanganku. "Tak masalah Tisya. Tapi apa kakakmu baik-baik saja?"tanyaku. "Ya,tentu saja. Kakakku juga mengijinkan mu untuk masuk bahkan untuk tinggal disini selama yang kau mau"katanya Tisya antusias. "Benarkah?. Wah,kakak mu sangat baik. Im,apa aku bisa bertemu dengannya aku ingin mengucapkan terimahkasi"tanya ku sedikit ragu. "Tentu saja Lana.ayo masuklah"balas Tisya. Akupun masuk ke dalam ruang kerja kak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN